materi 10


Abstrak
Tulisan ini bertujuan memaparkan evaluasi
heuristik terhadap empat aplikasi open source
Groupware berdasarkan sepuluh prinsip heuristik
Nielsen. Groupware sebagai Computer-Supported
Cooperative Work (CSCW) sangat dibutuhkan untuk
mendukung e-Government mengingat tuntutan era
globalisasi menuju transformasi knowledge-based
organization. Hasil perbandingan akan digunakan
sebagai acuan dalam tahap lanjutan yaitu
pembuatan paket aplikasi Groupware siap instal
yang terintegrasi pada server berbasis linux. Hasil
dari penelitian ini adalah kesimpulan mengenai
aplikasi Groupware yang paling sesuai dengan
kebutuhan pengguna berdasarkanperbandingan
usability heuristic Nielsen.
Kata kunci: Evaluasi Heuristik, Open Source
Groupware, Collaborative Software, e-Government
1. Pendahuluan
Salah satu program kunci prioritas utama
pengembangan Information and Communication
Technology (ICT) nasional adalah pelaksanaan e-
Government. [1] Peran e-Government sebagai
organisasi virtual yang bergerak di manajemen
pelayanan publik dan proses bisnis internal
organisasi itu sendiri tidak terlepas dari pentingnya
implementasi Knowledge Management (KM)
sebagai alat bantu pengambil keputusan dan
implementator program secara cepat mengingat
definisi e-Government adalah penerapan ICT untuk
peningkatan kinerja pemerintahan. Salah satu
fungsionalitas teknologi KM diwujudkan dalam
aplikasi Groupware. [2, 3, 4] Groupware merupakan
perangkat lunak yang didesain untuk mempermudah
dan mengintegrasikan pekerjaan dalam suatu
kelompok, yang mencakup tiga aspek kebutuhan
pengguna, yaitu Communication, Conferencing, dan
Coordination. [5] Konsep Sistem Groupware untuk
menawarkan fungsi pelayanan publik secara online
dipaparkan pada World Congress on IT 2004 [6].
Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan uji
perbandingan heuristik terhadap empat aplikasi
open source Groupware sebagai solusi praktis
proses bisnis internal instansi pemerintahan.

2. Evaluasi Heuristik

Uji Heuristik dalam penelitian ini
merupakan teknik pengujian berdasarkan aspek
desain user interface terhadap usabilitas system
yang memungkinkan untuk memecahkan masalah
dan membuat keputusan dengan cepat dan efisien.
Pengujian aplikasi dengan evaluasi Heuristik pada
penelitian ini menggunakan sepuluh prinsip
Nielsen yaitu Visibility of system status, Match
with the real world, User Control and Freedom,
Consistency and standards, Error prevention,
Recognition than recall, Flexibility and efficiency
of use, Aesthetic and minimalist design, Help users
recognize, diagnose, and recover from errors, dan
Help and documentation[7].
Penelitian dengan menggunakan metode
yang sama yaitu uji heuristik telah dilakukan pada
beberapa negara salah satunya yaitu Evaluasi
Heuristik pada pengembangan website e-
Government Saudi Arabia yang dilakukan dengan
menjabarkan permasalahan yang ditemukan
melalui pendekatan evaluatif dari tampilan web
desain. Hasil evaluasi ditampilkan dalam grafik
perbandingan dua aplikasi website e- Government
menurut sepuluh prinsip Nielsen.

3. Hasil dan Pembahasan

Metode yang digunakan dalam penelitian ini
dibagi menjadi dua yaitu penyebaran angket survey
terhadap aplikasi Groupware yang diuji dan
penghitungan hasil evaluasi heuristik empat aplikasi
tersebut. Survey dilakukan terhadap 13 responden
calon pengguna aplikasi untuk menghasilkan
kesimpulan aplikasi Groupware yang paling
memenuhi kriteria kesesuaian dengan kebutuhan
proses bisnis internal instansi pemerintahan yang
berfokus pada project management, communication,
dan knowledge sharing. Penelitian menggunakan
Computer Science and Engineering, Information Systems Technologies and Applications

Tidak ada komentar:

Posting Komentar